Lombok Tengah :Sekitar lima puluh karyawan, diantaranya bagian cleaning service dan security menyampaikan protes pemotongan gaji yang dilakukan Angkasa Pura (AP) Bandara Internasional Lombok (BIL).
Aksi protes para karyawan ini diterima pihak AP, I Ketut Dartha dan Adi Utomo, di ruang rapat kantor AP, pada Selasa kemarin. Dihadapan pihak AP, para karyawan ini membacakan tuntutan mereka. "Kami sudah 14 tahun bekerja tetapi kesejahteraan belum pernah di perhatikan", ungkapnya. Menurut mereka bahkan, saat harga BBM naik seperti saat ini semstinya pihak AP menaikkan gaji karyawan.
"kami menagih janji Angkasa Pura untuk memberikan kesejahteraan kepada kami", kata salah satu perwakilan karyawan dihadapan pihak AP.
Manager Operasional BIL, I Ketut Dartha menanggapi tuntutan para karyawan tersebut tidak berkomentar banyak, hanya dia menyatakan tuntutan karyawan tersebut akan di sampaikan ke AP I di pusat. "Mengenai kesejahteraan akan kami sampaikan ke APS (Angkasa Pura Satu) di Pusat", katanya.
Lanjut dia, untuk gaji akan disesuaikan dengan UMR (Upah Minimum Regional) daerah di masing-masing AP berada. Sedangkan masalah pemotongan gaji, menurut I Ketut Dartha, dilakukan terhadap karyawan yang malas atau yang suka terlambat bekerja.
"Apabila ada masalah agar di sampaikan kepada kami sebagai user untuk bahan laporan kepada pimpinan dan apa yang menjadi permasalahan dalam tutuntan ini akan disampaikan ke AP Pusat nanti", terang I Ketut Dartha.
Usai aksi protes itu, pihak Angkasa Pura meminta agar semua karyawan yang melakukan aksi untuk kembali lagi bekerja seperti biasa.[mataramnews.co.id]
Aksi protes para karyawan ini diterima pihak AP, I Ketut Dartha dan Adi Utomo, di ruang rapat kantor AP, pada Selasa kemarin. Dihadapan pihak AP, para karyawan ini membacakan tuntutan mereka. "Kami sudah 14 tahun bekerja tetapi kesejahteraan belum pernah di perhatikan", ungkapnya. Menurut mereka bahkan, saat harga BBM naik seperti saat ini semstinya pihak AP menaikkan gaji karyawan.
"kami menagih janji Angkasa Pura untuk memberikan kesejahteraan kepada kami", kata salah satu perwakilan karyawan dihadapan pihak AP.
Manager Operasional BIL, I Ketut Dartha menanggapi tuntutan para karyawan tersebut tidak berkomentar banyak, hanya dia menyatakan tuntutan karyawan tersebut akan di sampaikan ke AP I di pusat. "Mengenai kesejahteraan akan kami sampaikan ke APS (Angkasa Pura Satu) di Pusat", katanya.
Lanjut dia, untuk gaji akan disesuaikan dengan UMR (Upah Minimum Regional) daerah di masing-masing AP berada. Sedangkan masalah pemotongan gaji, menurut I Ketut Dartha, dilakukan terhadap karyawan yang malas atau yang suka terlambat bekerja.
"Apabila ada masalah agar di sampaikan kepada kami sebagai user untuk bahan laporan kepada pimpinan dan apa yang menjadi permasalahan dalam tutuntan ini akan disampaikan ke AP Pusat nanti", terang I Ketut Dartha.
Usai aksi protes itu, pihak Angkasa Pura meminta agar semua karyawan yang melakukan aksi untuk kembali lagi bekerja seperti biasa.[mataramnews.co.id]
